Jakarta
- Rotasi kerja di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN) merupakan langkah yang dilakukan untuk memperkuat
organisasi dan mutu sumber daya manusia (SDM). Di momen Pelantikan 1.361
Pejabat Manajerial dan Non Manajerial yang berlangsung di Aula Prona
Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada Kamis (13/08/2028), Sekretaris Jenderal
(Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menitipkan pesan kepada pejabat
terlantik agar menggali potensi diri untuk menjalankan peranan baru.
“Selamat
kepada pejabat yang dilantik atas amanah dan jabatan baru. Ini adalah
kepercayaan besar yang membawa tanggung jawab untuk menjadi motor penggerak
perubahan, melahirkan gagasan-gagasan yang inovatif, dan tentu saja memberikan
pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat,” ujar Sekjen ATR/BPN.
Pejabat
yang dilantik dalam kesempatan ini, terdiri dari 497 Pejabat Manajerial atau
Struktural dan 864 Pejabat Non Manajerial atau Fungsional. Sekjen ATR/BPN
meyakini, seluruh pegawai yang di pusat maupun daerah bisa menjadi penggerak
dalam transformasi pelayanan pertanahan yang sedang dilakukan Kementerian
ATR/BPN.
“30.000
orang pegawai yang ada di ATR/BPN akan menjadi kunci penggerak transformasi
kita. Saya menginginkan agar seluruh pegawai menjadi SDM yang kompeten, yang
profesional, dan memiliki semangat pelayanan yang menempatkan masyarakat
sebagai prioritas utama,” tutur Dalu Agung Darmawan.
Untuk
mendukung kelancaran transformasi pelayanan pertanahan, Kementerian ATR/BPN
menetapkan aturan baru terkait pengelolaan SDM, yaitu Peraturan Menteri
ATR/Kepala BPN Nomor 9 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor
Wilayah Badan Pertanahan Nasional dan Kantor Pertanahan. Dengan diberlakukannya
aturan tersebut, kini 10 Kantor Pertanahan mulai menerapkan nomenklatur Jabatan
Pengawas yang membidangi kewilayahan, yakni Seksi 1 hingga Seksi 6 sesuai
dengan tipologi masing-masing Kantor Pertanahan.
“Kita
berharap perubahan ini mampu mendukung layanan pertanahan dengan lebih cepat
dan lebih prima, serta meningkatkan kualitas jalannya proses pelayanan publik
kepada masyarakat,” ucap Sekjen ATR/BPN.
Di
hadapan jajarannya yang mengikuti proses pelantikan secara luring dan daring
dari penjuru Indonesia, Sekjen ATR/BPN mengingatkan bahwa keberhasilan
transformasi layanan tidak hanya bergantung pada penataan organisasi, tetapi
juga pada kualitas SDM yang menjalankannya. Adapun hadir mengikuti langsung
prosesi pelantikan di Aula Prona, Jakarta, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya
dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (MW/YZ)
0 Komentar