23
Samarinda - Wakil
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen
ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan menegaskan pentingnya peran seluruh jajaran Kantor
Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pembangunan dan investasi
di Kalimantan Timur dalam bidang pertanahan dan tata ruang. Menurutnya,
Kalimantan Timur memiliki posisi yang sangat strategis setelah ditetapkan
sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi tersebut menjadikan wilayah
ini sebagai pusat perhatian pemerintah, investor, masyarakat, hingga dunia
internasional.
“ATR/BPN harus terus bisa menjadi solusi atas pembangunan di Kalimantan Timur
ini. Tentunya tidak mudah di tengah berbagai regulasi namun kita harus
kedepankan menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang
cepat, mudah, dan pasti," ujar Wamen Ossy saat memberikan arahan kepada
jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur serta Kantor Pertanahan
kabupaten/kota se-Kalimantan Timur di Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Jumat
(12/06/2026).
Lebih lanjut, ia juga menyebut, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid dalam
berbagai kegiatan senantiasa menekankan bahwa 80 persen tugas dan fungsi
Kementerian ATR/BPN adalah pelayanan publik. Menurutnya, masyarakat akan
menilai kualitas layanan berdasarkan kemudahan, kecepatan, dan kepastian dalam
mengurus layanan pertanahan.
“Saya meminta kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan
publik, kita lakukan inovasi-inovasi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing
daerah untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Kita cari area-area mana
lagi yang kita bisa perbaiki dari sisi pelayanan kita,” ujar Wamen Ossy.
Didampingi Kepala Kanwil BPN Provinsi Kaltim, Shamy Ardian dan Kepala Kantor
Pertanahan Kota Samarinda, Ceto Subagiyo, Wamen Ossy meninjau loket pelayanan
di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Samarinda. Ia melihat langsung bagaimana
proses pelayanan di loket-loket Kantah di daerah.
Ketika meninjau area pelayanan, Wamen Ossy memastikan layanan yang diberikan
jajarannya kepada masyarakat berjalan baik. Ia juga meminta dukungan serta
kritik dan saran atas pelayanan yang ada kepada para pemohon yang tengah datang
di loket.
“Mohon dukungannya terus untuk kami, Kalau ada permasalahan pertanahan tak usah
lewat orang lain langsung saja datang ke kantornya langsung supaya lebih mudah
dimengerti daripada melalui pihak lain,” ujar Wamen Ossy di hadapan para
pemohon.
Dalam kegiatan ini, Wamen Ossy juga menyerahkan total 15 sertipikat tanah
kepada masyarakat yang hadir. Sertipikat yang diserahkan mulai dari sertipikat
tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan tanah
wakaf.
0 Komentar