19
Semarang – Menteri
Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron
Wahid, menyampaikan tausiyah dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H
dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf yang berlangsung di Gedung Gradhika
Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/06/2026). Dalam kegiatan
tersebut, Menteri Nusron mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam
sebagai momentum refleksi dan hijrah menuju perbaikan, baik dalam kehidupan
pribadi maupun sosial kemasyarakatan.
“Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari-hari yang lalu maka termasuk
orang yang beruntung. Kalau hari ini sama dengan hari-hari yang lalu termasuk
orang yang rugi. Karena ini suasana Muharam, kita sama-sama berdoa semoga tahun
1448 Hijriah ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Menteri
Nusron.
Menurutnya, ajaran Islam mengajarkan pentingnya terus melakukan perbaikan dan
meningkatkan kualitas diri dari waktu ke waktu. Semangat hijrah, lanjutnya,
juga perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk melalui upaya
menjaga dan mengamankan aset-aset umat agar dapat terus dimanfaatkan bagi
kepentingan masyarakat.
Melalui momentum Tahun Baru Islam, Menteri Nusron berharap masyarakat terus
memperkuat nilai-nilai kemaslahatan, gotong royong, dan tanggung jawab bersama
dalam membangun kehidupan yang lebih baik. “Mudah-mudahan tahun ini lebih baik,
Provinsi Jawa Tengah semakin makmur, dan suasana dunia saat ini bisa menjadi
lebih baik, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, selaku tuan rumah penyelenggara kegiatan, Gubernur
Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1448
Hijriah menjadi momentum refleksi dan hijrah menuju kondisi yang lebih baik.
Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan melalui upaya memperkuat
persatuan, menjaga kerukunan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan
yang dihadapi masyarakat.
“Kita melakukan refleksi, kita harus berhijrah, harus berubah. Hijrah yang kita
lakukan adalah bagaimana menciptakan Jawa Tengah menjadi rukun, tidak terpecah
belah dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini,” ujarnya.
Dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H tersebut, turut diserahkan
243 sertipikat tanah wakaf serta bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim yang
berasal dari sejumlah yayasan Islam di Jawa Tengah. Dalam penyerahan tersebut,
Menteri Nusron didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi; Wakil
Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen; serta Kepala Kantor Wilayah BPN
Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro
Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Achmad.
0 Komentar